<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d12933336\x26blogName\x3dBook+Of+Days\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://revakayla.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://revakayla.blogspot.com/\x26vt\x3d5279680883321216130', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Book Of Days
Lembaran penuh cerita tentang Reva, Ayah dan Bunda -- untuk dibaca, dibagi dan kelak dikenang.

Tuesday, October 30, 2007

First Trip to Jogja

Lebaran tahun ini seperti biasa Ayah nggak bisa cuti, piket jaga pabrik, sementara Bunda harus ikut cuti kolektif perusahaan. Karena Ayah baru bisa cuti seminggu setelah lebaran, Bunda nambah cuti 1 minggu, Reva ijin nggak masuk sekolah :D

Mumpung Ayah libur seminggu dan masih dalam suasana lebaran, salah satu agenda liburannya adalah pergi ke Jogja, mengunjungi Uyut (nenek & kakek Bunda) plus sodara2 Uti. Buat Reva, ini adalah perjalanan terjauh pertamanya hehe. Selama ini paling banter pergi ke Bandung :D

Kami berangkat hari Minggu pagi (21/10/2007) dengan komposisi: Ayah (sebagai supir), Atung, Uti, Reva dan Bunda. Reva semangat banget, bangun pagi, mandi dan sarapan tanpa harus beradu argumen. Dia memang selalu semangat kalo diajak bepergian, meskipun nanti berkeluh-kesah kalo perjalanannya tidak sesingkat yang dibayangkan hehe. Sempet khawatir juga sih, takutnya Reva rewel di jalan, lha wong Cilegon - Bandung aja dia suka protes, katanya Bandung jauh amat hehe.

Sampai Cicalengka, masih aman, belum terdengar keluh kesah atau protes. Di daerah Malangbong...
"Uuh... lama amattt"
3 menit kemudian: "Uuh... kok Jogjanya jauh amattt..."
2 menit kemudian: "Lama banget sihhh..."
Ya lama lah... baru Malangbong gitu loh hehe. Akhirnya Reva tertidur :D

Bangun tidur, Reva ceria lagi, baterenya udah penuh :D Ngoceh terus sepanjang jalan sambil ngemil. Sepertinya Reva menikmati perjalanan, ngeliat sawah, sungai, hutan, dll. Tapi yang paling menarik perhatiannya adalah patung. Reva emang pecinta patung, dia suka banget ngeliat patung, monumen, dan yang sejenisnya. Untungnya waktu melewati melewati perbatasan dia udah bangun jadi dia bisa ngeliat patung macan yang menandai batas wilayah Jawa Barat dan patung Diponegoro berkuda yang menandai wilayah Jawa Tengah.

Setelah makan siang, perjalanan panjang dimulai lagi. Lama2 Reva mulai bosen. Tapi sebelum dia sempet protes, kami memasuki Kabupaten Purworejo yang memiliki slogan "Kabupaten Pramuka". Di sepanjang jalan terdapat tiruan buah kelapa gede banget dengan tunasnya, yang disebut Reva patung kelapa. Reva seneng banget ngeliat patung kelapa di kiri dan kanan jalan. Sayangnya, begitu meninggalkan Kab. Purworejo, patung kelapanya ikut menghilang hehe. Mulai deh terdengar protes: "Jogjanya lama amat sihhh", "Kok Jogjanya jauhhh", dst... sampe tertidur :D

Sampe Jogja menjelang sore, makan lagi di rumah Uyut. Malamnya Bunda (tentu aja dengan Ayah dan Reva) pergi ke rumah Tante Junita, temen kerja yang dulu satu ruangan ama Bunda. Sejak tahun 2006 Tante Junita pindah ke Jogja dan tinggal di kompleks sekitar Jl. Kaliurang. Seneng rasanya bisa ketemu temen yang dulu pernah kerja bareng, rapat bareng, gosip bareng hehe, ke luar kota bareng, malah sempet ke luar negeri bareng. Kami diajak Tante Junita sekeluarga makan malam di resto Pelem Golek, Jl. Kaliurang. Lesehan, makan dan ngobrol... emang sedap. Sementara Reva membuat kehebohan karena kejar2an dengan kedua anak Tante Junita hehe.


Gbr Kiri: Di daerah Ciamis, tidur nyenyak.
Gbr Kanan: Reva dan Uyut.

Paginya, setelah Reva berenang dan sarapan, kami pergi ke kebun binatang Gembira Loka dengan komposisi seperti ketika berangkat dari Bandung: Ayah, Bunda, Reva, Uti, Atung. Jogja panasnya ampun, sementara Gembira Loka luas banget. Dari pintu masuk ke area binatang aja jauh banget dan harus naik turun tangga, belum lagi dari satu kandang binatang ke kandang yang lain, bener2 bikin dehidrasi dan kepala nyut2 :D Dalam perjalanan menuju pintu keluar, setelah cukup puas melihat2 binatang, Reva kesandung, jatuh, nangis dan mutung. Mutung nggak mau jalan kaki lagi, minta gendong :D Akhirnya si Ayah yang udah bercucuran keringat dan kepala nyut2 harus menggendong Reva di tengah terik matahari, naek tangga pula hihihi.


Gbr Kiri: Bertatap muka dengan rusa di Gembira Loka.
Gbr Kanan: Reva mutung dan minta gendong.

Dari Gembira Loka, kami makan siang di sebuah resto di jalan Parangtritis. Bunda lupa nama restonya, yang jelas dulu pernah makan disitu dan enak. Tempatnya nyaman, lesehan, deket sawah. Makan berlima dengan menu nasi putih, gurame goreng (size paling besar), lele uleg, ayam bakar, sepiring ikan wader goreng (yang kecil2 dan kriuk2), sambel, lalapan, cah kangkung, tempe penyet, es kelapa muda, jus.... pas bayar ternyata 120 ribu saja :D Makan di Jogja emang murah hihihi.

Setelah makan siang kami pergi ke Taman Pintar, deket Kantor Pos Besar Jogja. Tapi anak seusia Reva sepertinya belum cocok masuk kesana karena nggak banyak maenan, namanya juga Taman Pintar, lebih banyak pengetahuannya. Ayah yang kepalanya masih nyut2 memilih tidur di mushola hehehe. Atung udah beli tiket masuk ke Gedung Oval buat Reva. Di bagian depan setelah akuarium dinding, ruangan agak gelap dan disana ada replika T-rex yang guede banget. Waktu Reva berdiri di depannya (dengan takut2), tiba2 mulut sang T-rex terbuka dan mengeluarkan suara menggelegar kayak film Jurassic Park. Wuah... Reva langsung lari ke luar sambil nangis. Dibujuk dengan segala cara pun, dia nggak mau masuk lagi. Akhirnya kami keluar.


Di Taman Pintar

Pas di tempat parkir mobil, ada andong (delman) lewat. Nah... yang ini Reva pasti suka :D Tadinya cuma Uti dan Atung yang mau nemenin Reva naek andong, Ayah ama Bunda membuntuti naek mobil. Ternyata Ayah pengen naek andong juga hihihi. Jadi kami semua naik, berkeliling dengan delman. Reva ceria banget, lupa ama T-rex :D


Naik delman istimewa ku duduk di muka. Ku duduk samping pak kusir... :D

Malamnya jatah para ibu2, belanja batik di Mirota. Ayah ikut juga sih, supir gitu loh :D Reva agak betah disana karena ada kura2. Pulangnya mampir beli bakmi di deket rumah Uti Kus (tante Bunda) yang merupakan salah satu bakmi favorit Ayah di Jogja.

Hari Selasa, setelah Reva berenang dan leyeh2 di rumah Uti Kus dan rumah Uyut, kami pulang ke Bandung. Uti nggak ikut pulang, tinggal di Jogja selama seminggu lagi. Reva udah bercita2 mau foto di patung kelapa hehe. Baru juga Wates, dia udah tidur. Gawat, padahal Purworejo nggak jauh dari Jogja. Untungnya sebelum meninggalkan Kab. Purworejo Reva bangun. Begitu nemu patung kelapa yang posisinya agak strategis, langsung berenti dan berfoto. Kirain cuma mau foto di depan patung kelapa, ternyata Reva pengen difoto naik patung kelapa :D Bunda jadi tukang foto dadakan di pinggir sawah. Aneh banget nggak sih, tempat wisata bukan tapi malah foto2 hihihi. Tadinya Reva juga minta foto di patung perbatasan Jabar-Jateng, tapi berhubung hujan, nggak jadi deh.


Patung kelapa, di suatu daerah di Kab. Purworejo

Perjalanan ke Jogja kali ini, meskipun jauh amat kata Reva, ternyata menyenangkan :) Nanti kita jalan2 lagi yang jauh ya Nak... hehe.

Bonus: foto di Bandung



Gbr Kiri: Ciwidey
Gbr Kanan: Di resto Sindang Reret Ciwidey. Ayah asik liat ikan, Reva asik ngabisin nasi di bakul :D



Gbr Kiri: Naek kuda di ITB.
Gbr Kanan: Si pecinta patung berpose di depan patung kerbau, Kota Baru Parahyangan.

Posted by Bunda Reva @ 7:56 AM   3 comments