<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d12933336\x26blogName\x3dBook+Of+Days\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttps://revakayla.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://revakayla.blogspot.com/\x26vt\x3d9146066841017932862', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Book Of Days
Lembaran penuh cerita tentang Reva, Ayah dan Bunda -- untuk dibaca, dibagi dan kelak dikenang.

Monday, December 04, 2006

Menikah Sama Siapa ?

Suatu kali, Reva pernah bertanya soal foto di dinding kamar Bunda. Foto Ayah dan Bunda sehabis resepsi pernikahan.

Reva: "Itu Bunda sama Ayah sedang apa ?"
Bunda: "Sedang menikah"
Reva: "Yepa mana ?"
Bunda: "Reva belum ada"
Reva: "Kok belum ada ?"
Bunda: "Iya, Bunda sama Ayah menikah dulu. Abis menikah, baru ada Reva"

Beberapa hari yang lalu, waktu Bunda lagi duduk2 sambil baca novel di kamar, Reva tiba2 memegang tangan Bunda dan berpose seolah2 sedang difoto.

Reva: "Yepa menikah"
Bunda (kirain salah denger): "Apa Nak ?"
Reva: "Yepa menikah... tapi nanti kalo sudah besah"
Bunda (geli): "Ooo... iya, nanti kalo sudah besar. Emang Reva mau nikah sama siapa ?"
Reva: "Sama Ayah"
Bunda: "Lho, nggak boleh dong. Ayah khan menikah sama Bunda"
Reva: "Aaa ah ! Yepa mau menikah sama Ayah !"

*ngalah deh*

Beberapa hari setelah itu, Bunda cerita ke Ayah. Reva ada di dekat kami, mendengarkan. Ayah pun muncul keisengannya.

Ayah: "Reva kalo sudah besar mau menikah ?"
Reva: "Iya"
Ayah: "Sama Mas Alfa atau Arik ?" (Alfa & Arik kakak beradik, tetangga depan rumah)
Reva: "Sama Aik"
Ayah: "Bener sama Arik ? Coba sekarang pilih, sama Mas Alfa, sama Arik ato sama Farhan ?" (Farhan adalah temen sekelas Reva yang cakep)
Reva (sambil senyum2): "Sama Fahan"
Ayah: "Tapi Arik khan baik ama Reva"
Reva: "Fahan juga baik !"

Hahaha... Bunda sampe nggak bisa nahan ketawa denger Reva membela temen gantengnya :D
Ayah rupanya masih pengen iseng.

Ayah: "Coba sekarang pilih lagi, sama Mas Alfa, sama Arik, sama Farhan ato sama Abang ?" (Abang juga temen sekelas Reva)
Reva: "Sama Fahan" (wuih... mantep hehe)

Sekarang giliran Bunda ngasih pilihan yang menurut dugaan Bunda bakal bisa ngalahin Farhan :D

Bunda: "Pilih lagi ya, sama Mas Alfa, sama Arik, sama Farhan, ato sama Kakak Alif ?" (Alif adalah anak Tante Vina yang pernah ketemuan di ITB libur lebaran yang lalu)
Reva (dengan senyum simpul): "Sama Kakak Alip"

Duh, ternyata pertemuan yang cuma sebentar itu begitu berkesan buat Reva hahahaha.
Sekarang kalo ada yang nanya "Reva kalo sudah besar mau menikah sama siapa ?", dia langsung menjawab: "Kakak Alip" :D Vin, ayuk besanan :D

Suatu malam, Ayah lagi2 iseng nanya soal menikah dengan siapa. Kali itu Reva nggak bisa memutuskan untuk memilih siapa.

Reva: "Yepa mau sama Aik aja"
Ayah: "Arik ato Farhan ?"
Reva: "Aik"
Ayah: "Kemarin katanya sama Farhan. Arik, Farhan ato Kakak Alif ?"
Reva nggak menjawab. Dia rebahan di kasur. Jari2 tangannya seperti menghitung.
Reva: "Aik, Fahan, Abang, Kakak Alip... semuanya ganteng-ganteng"

*pingsan*

Posted by Bunda Reva @ 11:59 AM   8 comments