<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d12933336\x26blogName\x3dBook+Of+Days\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://revakayla.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://revakayla.blogspot.com/\x26vt\x3d5279680883321216130', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Book Of Days
Lembaran penuh cerita tentang Reva, Ayah dan Bunda -- untuk dibaca, dibagi dan kelak dikenang.

Thursday, July 28, 2005

Bunda & Pola MD

Kosakata Reva semakin hari semakin banyak. Nama benda yang dia hapal tentu aja jauh lebih banyak daripada yang bisa dia ucapkan :) Coba ya Bunda list kosakata Reva, seinget Bunda tentunya.
Ayah; Mbak; Dede; Kakak; Mbok; Oom; Maem; Minom = minum; Mimik; Susu; Mau; Aiy = air; Jatoh; Bobok; Pipis; Ee; Asah = basah; Nggak; Iya; Ini; Agi = lagi; Aoo = halo/telpon/HP; Bawa; Baca; Teh; Buku; Ayok = ayuk; Atit = sakit; Apo = sampo; Minyak; Jam; Dadah; Naik; Ayam; Bebek; Gukguk = anjing; Aong = kucing; Becem2 = kupu2 (jauh khan ? tp Reva keukeuh); Nyamok; Acak = cicak; Habih = habis; Beka = buka; Dah = udah; Ada; Ndada = ndak ada; Apa; Mana; Gigi; Kaki; Abam = solat/akbar; Uang; Bawah; Azah = adzan; Koko = kuku; Tuptup = Tutup; Pombob = spongebob

Gak perlu diulang lagi baca list-nya. Kata 'Bunda' emang nggak ada kok. Sedih ya diriku ini, kalah ama spons kuning bernama Spongebob :( Padahal Bunda gigih lho ngajarin Reva supaya manggil dengan sebutan 'Bunda', bukannya 'Ayah' seperti sekarang ini. Kadang kalo Reva manggil: "Ayah !", Bunda suka gangguin: "Ayah mana ? Ayah laki2 ato Ayah perempuan ?" :D

Pernah suatu kali Bunda, Ayah dan Reva lagi di dalam kamar. Sambil maenan, Bunda ngajarin Reva.
"Reva, coba bilang 'Bunda' "
"Bnda"
"Wah... pinterrr. Coba sekali lagi, 'Bunda' "
"Bnda"
"Bunda mana Reva ?"
"Niiii...." tangan Reva megang dada Bunda
"Ini siapa ?" tangan Bunda nepuk2 dada sendiri
"Ayah"
Gubrakkkk.... !!! Ternyata dia masih keukeuh manggil Bunda dengan sebutan 'Ayah' :))

Belakangan ini, Reva lagi suka merangkai 2 kata. Tapi cara merangkainya lucu, terbalik. Dia pake pola MD, bukannya DM hehe. Pertama kali Bunda denger Reva bilang: "Minombeka", Bunda bingung. Stlh dipikir2, ternyata itu 2 kata: 'minom beka' (kata beka diucapkan dengan e pepet) yang artinya 'minum buka'. Emang Reva ngucapin kata itu waktu dia ngeliat ada aqua gelas. Lucunya dia bukan bilang "beka minom", malah "minom beka". Berikutnya, dia suka bilang: "Ayah apa ?", maksudnya mungkin "apa Ayah ?". Pernah juga dia niruin org solat sambil bilang: "Abam Awoh", bukannya "Awoh Abam" (Awoh = Allah, Abam = Akbar) hehe. Tadi malem kejadian lagi, ngeliat Ayah lagi duduk sambil baca buku, Reva ngambil kertas sambil bilang: "baca Ayah" :))

Posted by Bunda Reva @ 2:30 PM   5 comments

Banjir Buatan

Kemarin sore pulang kantor, Ayah dan Bunda dapet laporan dari si Mbak. Ceritanya si Mbak mau mandiin Reva, nyiapin bak mandi dan ngisi air. Trus si Mbak pergi ke belakang, mindahin jemuran. Si Mbak nggak cerita sih kenapa dia mindah jemuran, mungkin karena gerimis atau keliatan bakal hujan. Di belakang, si Mbak denger Reva teriak2 kegirangan. Penasaran ada apa dengan Reva kok sepertinya bahagia banget, si Mbak buru2 masuk setelah beres urusan dengan jemuran. Ternyata sodara-sodara.... Reva sedang asik mengguyur badan dan menyiram lingkungan sekitarnya dengan gayung berisi air !
Kenapa harus pake tanda seru, bukannya hal biasa kalo orang mandi dengan cara mengguyur badan dan membasahi sekitarnya ? Tentu aja itu hal biasa, dengan catatan... kalo dilakukan di dalam kamar mandi ! Sementara anakku tersayang dengan bahagianya melakukan itu di ruang tengah depan kamar mandi :)) Hasilnya sudah jelas, banjir hehe.

Bunda sambil ketawa2 nanya ke Reva: "Reva tadi ngebanjirin rumah ?"
Reva dengan muka polosnya menjawab: "Iyah"

Posted by Bunda Reva @ 8:44 AM   1 comments

Monday, July 25, 2005

Rekreasi ke Ciater

It's gonna be a long story. Don't go anywhere, stay tune ! :D

Wiken kemarin keluarga besar Divisi tempat Ayah kerja menginap di Hotel Lembah Sarimas Ciater. Sebagian besar rombongan berangkat hari Sabtu pagi, tapi kami dan 3 keluarga lainnya berangkat hari Jumat malam, harap maklum... Ayah panitia sih.

Sampe di hotel kami langsung disambut dengan udara yang dinginnya menusuk tulang. Lantai di kamar hotel aja dingin banget, apalagi air di kamar mandinya. Malam itu Bunda nggak bisa tidur nyenyak. Kedinginan, padahal udah pake selimut tebel buanget.

Sabtu, 23 Juli 2005

Sabtu pagi Bunda dan Reva nggak kemana2. Ayah sibuk ngurus ini itu sebelum rombongan datang. Mau mandi rasanya males banget dan lebih males lagi setelah tau bahwa keran air panas nggak berfungsi :( Tapi masa nggak mandi sih hehe. Akhirnya dengan mengumpulkan segenap keberanian yang ada, Bunda mandi juga. Astaga, Bunda sampe membeku saking dinginnya hehe. Reva yang biasanya seneng dengan ritual mandi, kali itu sampe trauma, padahal Bunda mandiin dia pake washlap. Sejak itu, tiap masuk kamar mandi Reva pasti merengek2, "nggak! nggak!" katanya, meskipun cuma untuk pipis.

Menjelang makan siang, rombongan datang. Makan siang diadain di aula dekat kolam renang. Reva girang banget, bukan karena mau makan, tapi karena di luar aula ada ayunan dan papan luncur (ini bukan sih bahasa baku dari 'prosotan' ?).

Siang itu, setelah makan, sebagian pergi ke pemandian Ciater. Kami dan 3 keluarga lain pergi ke Cikole Lembang, penasaran ama kebun stroberi :) Jarak Ciater - Cikole nggak terlalu jauh, apalagi melewati kebun2 teh yang sedap dipandang mata. Pemandangan disitu menurut Ayah dan Bunda lebih bagus dari kebun2 teh di Puncak. Ternyata Oom Makmun berpendapat sama :)
Setelah bertanya beberapa kali, akhirnya kami menemukan tempat yang namanya Dunia Stroberi. Disitu kita bisa memetik sendiri buah stroberi, kemudian ditimbang dan dibawa pulang. Reva yang sejak pagi belum tidur, langsung teler di mobil. Terpaksa Bunda bangunin waktu sampe di Dunia Stroberi. Seperti biasa, dia ngamuk hehe, tapi bangun juga sih. Yang laen sibuk metik stroberi, Reva masih lemes, terpaksa digendong. Sayang kami datang terlalu siang, jadi stroberinya banyak yang udah dipetik. Reva Bunda kasih stroberi, ternyata dia nggak doyan, cuma 2 kali gigit, trus dia nolak. Ya udah, karena Ayah juga nggak gitu pengen, Bunda nggak beli stroberi.

Dari Dunia Stroberi, kami mampir ke Tangkuban Perahu. Naik mobil sampe ke puncaknya dan ngeliat kawah gunung itu. Anginnya lumayan juga hehe, apalagi bau belerangnya :) Disitu nggak lama, jalan2 sebentar dan ambil foto, udah sore sih. Dari Tangkuban Perahu, kami kembali ke hotel.

Acara makan malem diadakan di aula. Bunda makan duluan, Ayah jaga Reva. Selesei makan Bunda nyoba puding. Baru juga sesuap, Ayah datang ama Reva, maksudnya biar Reva ikutan duduk. Eh dia (Reva, bukan Ayah hehe) malah jerit2, ngajak keluar. Terpaksa Bunda nemenin dia, (lagi2) maen ayunan. Padahal abis makan malem ada acara perkenalan keluarga dan hiburan, tapi Reva bener2 gak mau diajak ke aula.
"Reva, udahan ya maennya ?"
"Agi !"
"Reva, ke tempat Ayah yuk ?"
"Nggak !"
Jam 8 malem lewat, di udara Ciater yang dinginnya amit2, Reva ngotot ngajak Bunda maen ayunan :) Berhubung tangan Reva udah dingin banget dan matanya udah agak2 ngantuk, terpaksa Bunda gendong ke kamar. Bener aja, nggak lama kemudian dia tidur.

Minggu, 24 Juli 2005

Jam 6 pagi, Reva, Ayah dan Bunda udah jalan2 keluar hotel. Mau tau cara membangunkan Reva sepagi itu ? Gampang kok, Ayah cuma bilang: "Reva, maen ayunan yuk", langsung deh Reva bangun dan menjawab: "Ayok !" :)
Inti jalan2 paginya sih Ayah pengen cari serabi oncom hehe, tapi gak papa, sekalian olahraga, menghirup aroma daun teh dari kebun2 yang ada di sepanjang jalan (jd pengen ketawa sendiri baca bahasanya hehe). Abis jalan2, Reva lagi2 ngajak maen ayunan dan prosotan. Sekitar jam 10 sebenernya ada acara untuk anak2, tapi Bunda lagi2 nggak ikut nonton karena Reva tidur.

Jam 12 siang, kami semua check out dari hotel. Berkumpul dulu di mesjid yang ada di komplek penginapan itu untuk sholat dhuhur. O ya, mesjid ini bagus banget lho. Kalo ada yang pernah pergi ke Bandung via Subang, pasti pernah melihat keindahan mesjid berkubah biru itu dari jalan raya.

Abis sholat, semua rombongan berangkat ke Lembang. Mampir dulu untuk belanja buah dan sayur di pinggir jalan, trus berangkat lagi ke sebuah tempat makan terkenal di Lembang. Dimana kah itu ? Namanya Cafe Lembang Kencana. Org Bandung ato yang pernah tinggal/sekolah di Bandung pasti tau tempat itu, bukan begitu Tante Liena ? hehe. Tempat itu terkenal dengan sebutan 'Sumur', singkatan dari susu murni. Bunda pertama kali ke Sumur (hihihi kesannya mau mandi ya) dengan sahabat2 Bunda waktu SMA. Waktu kuliah lebih sering lagi, iya khan Tante Bintari ? :) Eh jangan pada salah sangka lho, meskipun namanya Cafe, tapi harga makanan & minumannya murah meriah. Tempatnya asik, luas banget, ada halaman rumput utk lari2, ada pemerahan susu, belum lagi udara di Lembang yang sejuk. Bunda inget suka makan dan minum susu murni disitu ama Tante Bintari, hanya karena percakapan sejenis ini (lokasi: kampus):
"Bandung panas ya ?"
"Iya. Mau jalan ?"
"Ayuk. Ke Lembang aja, disana adem"
"Laper ya, udah siang"
"Iya. Makan yuk, ke Sumur aja"
(gileee... kayak di kampus nggak ada kantin aja hahaha)

Lha kok malah nostalgia :) Lanjutin ya, menu makan siang kami (rombongan kantor Ayah, bukan Bunda & Tante Bin) di Sumur, nasi timbel, teh tawar anget dan tentu saja, susu murni (ditentukan oleh panitia, milih salah satu, rasa stroberi ato coklat). Bunda makan belakangan (padahal udah jam 2 siang!) karena nyuapin Reva dulu, lagian Ayah udah kelaperan berat hehe. Bunda ama Ayah sempet keilangan Reva. Stlh dicari Ayah, ternyata Reva ikut keluarga Pakde (ato Eyang ya hehe) Mansur liat sapi :)

Abis makan siang, rombongan meneruskan perjalanan ke Bandung, tadinya mau ke FO tapi gak jadi hehe, mau nyari makanan utk oleh2 gak jadi juga karena jalanan macet banget. Nggak bilang dari tadi sih kalo pada mau nyari oleh2, di Lembang khan ada Sari Raos, toko oleh2 cabang Cihampelas. Stlh mengantarkan bus rombongan ke tol pasteur, Bunda sekeluarga dan keluarga Oom Makmun nerusin jalan2. Udah sore banget sih, tapi Tante Ririt (istri Oom Makmun) pengen ke Alifa (pusat perbelanjaan muslim), jadi Bunda anter dulu. Di Alifa kami berpisah. Bunda, Ayah dan Reva pergi ke rumah Uti. Kasian Reva, dia udah bosen banget ada di mobil, bawaannya ngamuk aja. Sampe di rumah Uti, Reva sumringah lagi. Mandi air anget trus makan. Jam 8.30 malam kami pulang ke Cilegon. Dengan adanya tol Cipularang (yang sekarang nggak gratis lagi hehe), jam 12 kami udah sampe di rumah. Tidur... zzz...zzz...zzz....

Image hosted by Photobucket.com
Maen prosotan, girang banget khan ? :)

Image hosted by Photobucket.com
Ceria maen ayunan ama Bunda

Image hosted by Photobucket.com
Reva di teras depan kamar penginapan

Image hosted by Photobucket.com
Ini yang namanya gunung Tangkuban Perahu, Nak :)

Posted by Bunda Reva @ 11:15 AM   0 comments

Friday, July 22, 2005

Harry Potter & The Half-Blood Prince

Hari ini kugembira.
Melangkah di udara.
Pak Pos membawa berita dari yang kudamba....

Kemarin sore Bunda bener2 girang dan terharu. Gimana nggak girang coba, di saat Bunda pengen banget punya buku Harry Potter ke-6 versi Inggris (Harry Potter and The Half-Blood Prince), tiba2 datang kiriman paket dari Singapore. Pengirimnya Tante Tika, sepupu Bunda yang kuliah di NTU. Pas dibuka, ternyata buku Harry Potter !
Haduh... Bunda bener2 seneng sekaligus terharu, punya sepupu kok baek bgt :)
Tambah seneng lagi karena buku yang dikirim itu covernya adalah cover adult version, yang paling Bunda suka dari 3 jenis cover yang beredar (UK adult version, UK child version dan US child version). Selama ini versi bahasa Indonesia dari buku Harry Potter selalu menggunakan cover US child version.

Makasih banyak ya Tik :) Ah, sampe nggak bisa berkata-kata nih.
Terharu karena Bunda tau banget, sepupu Bunda yang udah nggak punya Bapak itu, yang kuliah di NTU dengan full scholarship, yang udah ngerasain belajar di Perancis dan Inggris juga dengan beasiswa, yang baru aja selesei magang di Phillips Singapore, pasti nggak meminta sepeser pun uang dari Mama-nya untuk membelikan Bunda (atau dirinya sendiri) buku Harry Potter. Taun depan kalo wisuda, Bunda sekeluarga diundang ya hihihihi.

Posted by Bunda Reva @ 10:33 AM   0 comments

Monday, July 18, 2005

Batman Begins & Gateau Africain

Nonton lagi :) Kali ini Batman Begins. Bagus, seru. Nggak salah kalo artikel di Kompas menyebutkan bahwa film ini termasuk film Batman terbaik (selain 'Batman'). Manusiawi gitu lho hehe, nggak terlalu mengawang-awang. Puas deh nontonnya, meskipun Ayah nyesel kenapa waktu di Bandung malah nonton Fantastic Four, bukannya Batman Begins :)

Trus... Gateau Africain film apaan tuh ? Nah yang ini film produksi DapurBunda yang diproduseri oleh Tante Anna S.H. (katanya arsitek, kok SH ? hahaha) alias Tante Inong. Serius ? Nggak kok, boong :D
Ceritanya Bunda ama Tante Liena lagi ngobrol2 biasa, trus tercetus ide untuk pesen cake dari Tante Inong. O ya, Tante Inong itu istrinya Oom Haris, Oom Haris itu temen kuliah Bunda. Kok pesennya sekarang, emang ada acara ? Nggak juga, cake-nya buat dimakan ama keluarga aja. Sengaja dipesen sekarang2 karena bentar lagi Tante Inong mau pindah ke Singapore. So, Jumat sore Bunda ama Tante Liena mutusin untuk pesen gateau africain. Kayak gimana sih cake gateau itu ? Nah, justru karena kami berdua nggak tau, jadi kami pesen hahaha.

Sabtu sore, sepulang nonton Batman Begins, cake pesenan Bunda datang. Sesuai anjuran Tante Inong, cake itu Bunda masukkin dulu ke dalam kulkas. Ternyata ukurannya gede juga, untung dibagi dua ama Tante Liena hehe. O ya, ternyata Gateau Africain itu cake coklat isi vla yang pinggirnya dilapisi lelehan coklat. Bener kata Tante Inong, makin lama di kulkas makin sedap :)

Coba kita dengar komentar Ayah dan Reva tentang gateau africain ini. Kenapa Ayah ? Karena Ayah bukan penggemar cake (apalagi cake coklat), kata Ayah cake itu 'giung' (terlalu manis sehingga suka bikin gigi ngilu). Kenapa Reva ? Karena dia polos dan jujur, kalo nggak suka langsung dilepeh hehe.

Hari Sabtu.
Ayah: "Kok gede bener cake-nya ? sapa yang mau makan, aku nggak doyan, giung." (padahal cake itu udah dibagi 2, tetep aja dibilang gede hehe).

Hari Minggu.
Bunda ketiduran. Pas bangun, Bunda liat Ayah lagi baca buku sambil makan cake gateau.
Ayah: "Enak ya kuenya"
Bunda: "Gak terlalu manis khan ?"
Ayah: "Iya" sambil senyum dan menghabiskan potongan cake-nya :)

Hari Minggu.
Reva ngeliat mangkok bekas Bunda makan cake.
Reva: "Maem... maem..."
Bunda: "Reva mau kue ?"
Reva: "Iyah"
Bunda ngambil sepotong cake di kulkas dan kembali lagi ke kamar, nyuapin Reva.
Bunda: "Enak kuenya ?"
Reva: "Enyak" sambil terus mangap minta disuapin.
Bunda: "Reva mau coklatnya ?"
Reva: "Iyah"
Dan nggak kerasa mangkok pun kosong karena kuenya udah abis.
Reva: "Agiiii... agiii..."
Bunda: "Reva mau kue lagi ?"
Reva: "Iyah"
Bunda ngambil sepotong lagi di kulkas dan nyuapin Reva di kamar. Terakhir Reva minta mangkok dan garpunya trus dia makan sendiri cake-nya. Abis lho hehe.

(PS: foto cake diambil dari blog DapurBunda. Cake yang dikirim ke rumah bentuknya bukan persegi tapi bundar)

Posted by Bunda Reva @ 9:43 AM   0 comments

Thursday, July 14, 2005

Dokter Anak

Sejak punya anak balita, Bunda jadi berkenalan dengan yang namanya dokter anak. Sebenernya Bunda (apalagi Ayah) nggak pengen Reva minum obat2an, terutama antibiotik. Tapi namanya anak kecil, sakit dikit aja kita begitu khawatir dan langsung dibawa ke pakarnya, padahal nggak sedikit dokter anak yang hobi ngasih obat dan antibiotik.

Setelah 'berkenalan' dengan beberapa dokter anak di kota Cilegon ini, akhirnya Bunda dan Ayah punya dokter anak favorit, namanya dokter Niken (thanks to Mbak Mita). Kenapa favorit ? Pertama, karena dia ramah dan enak diajak ngobrol. Kedua, karena dia termasuk dokter yang anti memberikan obat2an ke pasiennya, apalagi antibiotik, kecuali memang harus. Ketiga, karena dia mau ngasih nomor handphone dan mau membalas kalo kita konsultasi lewat sms :)

Pertama kali ketemu dokter Niken, Bunda kaget juga. Nggak nyangka kalo gayanya cuek banget. Mana ngomongnya 'gue - lo' begitu haha, mungkin karena ngeliat Bunda lebih muda dari dia. Kali berikutnya Bunda ketemu, dia langsung nyapa: "hey ! apa kabar ?" hehee... udah kayak temen aja. Hari Selasa malam Bunda datang ke tempat prakteknya untuk konsultasi karena Reva muntah2 waktu pulang dari Bandung, tapi ternyata hari itu dokter Niken nggak praktek. Memang sih Reva udah mendingan, tapi tetep Bunda bawa ke dokter hari Rabu malem. Begitu Bunda cerita, dokter Niken langsung bilang: "kenapa lo nggak sms gue aja waktu itu ? drpd dateng kesini. gue cuma butuh data umur ama berat badan". Wah kenapa Bunda bisa lupa ya hehe.

Lumayan banyak ilmu yang Bunda dapet dari dokter Niken, sebelum mengambil keputusan untuk 'mencekoki' anak balita dengan obat :) S eperti tadi malam waktu Bunda cerita Reva muntah2 (tiap makan muntah, meskipun hari berikutnya udah mendingan, cuma muntah sekali dan gak banyak), dia (dokter Niken, bukan Reva hehe) bilang gini: "muntah2 itu umumnya krn virus, 5 hari juga sembuh sendiri. obatnya, lo kasih aja minum teh manis anget. makannya sup ayam. jangan dipaksa makan banyak, yg penting jangan kekurangan cairan. susunya distop dulu".
Dia ngelanjutin lagi: "ini gue kasih resep obat (catatan: gak pake antibiotik) tapi jangan dibeli dulu. kalo besok2 nggak sembuh juga, baru lo beli obatnya". Nah khan, Bunda jadi dapet ilmu menangani balita yang muntah2 :)
Sebelumnya Bunda juga dapet ilmu tentang balita yang diare. Sama seperti kasus muntah2 tadi, menurut dokter Niken diare umumnya disebabkan virus yang akan sembuh sendiri, tanpa obat apalagi antibiotik. Antibiotik baru diperlukan kalo buang air besarnya berdarah ato diarenya lebih dari 5 hari. Sekali lagi yang penting jangan sampe kekurangan cairan. Stop dulu makan sayur dan buah2an, kecuali pisang (yang ini bagus utk diare). Makanannya ganti dengan ayam, tempe dan tahu. Minumnya sebaiknya jangan kebanyakan air putih ntar anaknya tambah lemes, tapi air... haduh apa sih namanya Bunda lupa hehe, misal seperti Renalit (bisa dicampur dengan susu), oralit, dll.

Posted by Bunda Reva @ 10:01 AM   3 comments

Tuesday, July 12, 2005

Ultah Tante Fani

Wiken kemarin sepupu Bunda (Tante Fani) dari Jogja ngerayain ultahnya bareng sodara2 di Bandung. Tante yang cantik dan fotogenik ini datang ke Bandung dengan ibunya. Reva tentu aja nggak mau ketinggalan meramaikan ultah sweet seventeen Tante Fani :) Semangat banget dia naek mobil menuju ke resto tempat acara makan.

Sampe di resto, Reva lebih semangat lagi. Dia sibuk menggandeng Bunda ato Tante Indah sambil bilang: "ayok! ayok!". Reva satu2nya yang nggak pesen makanan karena dia udah makan di rumah. Sementara yang lain makan dengan lahap (maklum kelaperan karena di jalan macet hehe), Reva sibuk beredar, lari sana, lari sini. Terpaksa deh kami gantian jagain Reva, kadang Tante Indah, Bunda, Ayah, Uti, Uti Indri (adik Uti), pokoknya semua diberdayakan :) Ada sih sepupu Bunda yang selalu ngikutin Reva, namanya Tante Tiara, tapi meskipun jabatannya udah 'Tante' umurnya khan masih 5 taun hehe, jadi belum bisa diandalin buat jaga Reva.

Malam itu ada kejadian lucu. Reva yang asik beredar rupanya diperhatiin ama anak cowok (mungkin umurnya 5 taunan) yang lagi makan ama keluarganya. Waktu Reva ngedeketin, anak itu malah malu2. Ibunya bilang ke Tante Indah yang saat itu lagi jaga Reva: "ini dari tadi ngeliatin adeknya terus" :)
Si cowok malu2, Reva malah agresif haha. Dia nggak mau beranjak dari meja keluarga itu. Waktu diajak salaman, Reva langsung menyambut dan nyium tangan anak itu. Kami semua yang ngeliat dari jauh ketawa. Malah waktu keluarga itu pulang, Reva ikut nganter sampe mobil hahaha. Kata Tante Indah, Reva dapet kecengan di Bandung :))

Happy Sweet Seventeen Bday ya Fan :) Meskipun ultah kali ini tanpa kakakmu yang kuliah di Singapore dan tanpa Bapak yang bulan Februari kemarin pergi untuk selama2nya, tapi kami semua berharap kamu bahagia dan berdoa smoga cita2mu bisa tercapai, coz we all love you :)


Ki-ka: Oom Luthfi, Uti, Tante Fani, Uti Hera, Oom Andro, Tante Tiara, Uti Indri, Tante Indah (merem mulu sih hehe), Reva, Eyang Bibis, Uti Kus (mamanya Tante Fani).


Reva berpose dengan Oom Rosi (sama sekali gak ada hubungan dg juara dunia MotoGP, Valentino Rossi) dan Ayah.

Posted by Bunda Reva @ 10:12 AM   1 comments

Tante Neng Tunangan

Tanggal 9 Juli Tante Neng (adik Ayah) tunangan. Rencana nikahnya mungkin bulan September ato Desember taun ini. Calonnya adalah Oom Okta (jadi inget gedung Oktagon di ITB hehe) asal Palembang. Reva belum pernah ketemu ama Oom Okta, so... inilah saat yang tepat :)

Acara tunangan dimulai jam 7 malam. Reva udah Bunda mandiin sejak jam 5 sore, trus Bunda suapin biar nggak rewel minta makan pas banyak tamu nanti. Udah cantik dengan rok jeans dan atasan pink, langsung deh Reva keluar maen. Tapi nggak lama kemudian dia masuk dg menangis dan digendong sepupunya, katanya Reva kejeduk kursi hehe. Udah tenang nangisnya, mulailah keributan berikutnya. Maenan aqua gelas, begitu ada yg ngelarang, langsung Reva ngacak2 aqua. Terpaksa Bunda gendong menjauh dari aqua. Abis gitu minta krupuk, tapi begitu dia bosen, krupuknya dilempar sambil marah2. Pokoknya malem itu Reva rewel banget. Pasti dia ngantuk gara2 siang nggak mau tidur. Akhirnya, setelah nangis dan jerit2 untuk yang ke... mmm... 10 kali mungkin hehe, Bunda ajak Reva tidur. Bener aja, abis minum susu langsung dia tidur dengan nyenyak. Jadi malam itu Reva nggak ikut acara dan nggak sempet kenalan ama Oom Okta hehe.

Posted by Bunda Reva @ 8:48 AM   1 comments

War of The World & Fantastic Four

Rekor baru. Kenapa ? Karena wiken ini Bunda nonton 2 film, biasanya khan nggak pernah hehe. Paling banter juga 1 film. Wiken ini kami ke Bandung, kebetulan ada sodara dari Jogja datang. Seperti biasa, kalo wiken Bandung pasti macet, apalagi sejak ada tol Cipularang. Mana sekarang sedang liburan sekolah :(
Bunda ama Ayah jadi males mau pergi jauh2. Akhirnya kami nonton di BSM yang nggak terlalu jauh dari rumah. Adik Bunda dan sepupu Bunda dari Jogja (Tante Fani) ikut juga.
Film pertama yang ditonton (hari Jumat) adalah War of The World-nya Steven Spielberg. Seru juga filmnya, tegang. Sayang di bagian akhirnya ada sedikit kekurangan... cieee... Spielberg dikomentarin ! hahaha. Film kedua (hari Minggu) adalah Fantastic Four, adaptasi dari komik Marvel. Yang satu ini kurang seru, terlalu biasa menurut kami berempat, msh lebih bagus X-Men.

Agenda wiken kali ini sebenernya menghadiri acara tunangan adik Ayah dan ultah sepupu Bunda, Tante Fani. Acara lain seperti nonton film, ke BSM, batagor riri, baso tahu andalan jaman kuliah, bajigur taman cibeunying, merupakan efek samping aja :D (PS: buat Bintari, bisa nebak baso tahu mana ? hehe).

Posted by Bunda Reva @ 8:32 AM   1 comments

Tuesday, July 05, 2005

Nasib Kacamata

Kacamata di rumah kami sepertinya bernasib kurang baik kalo berada di tangan Reva hehe. Mungkin dia pengen nyoba pake kacamata kayak Ayah dan Bunda, tapi dia sering memperlakukan gagang kacamata dengan 'tidak wajar' :) Yang pertama ketiban nasib buruk adalah kacamata lama Bunda. Salah satu gagang kacamata itu memang udah nyengsol (apa sih bhs indonesia nya ?) sejak lama. Kacamata itu Bunda pake buat nonton tivi di rumah aja. Sekali waktu Reva nemu kacamata itu. Salah Bunda juga sih kenapa ditaruh di meja telepon :( Asik sekali dia ngoprek kacamata tanpa ketauan dan hasilnya... gagang yang nyengsol itu patah :(

Pagi ini bangun tidur Reva langsung sibuk nyari barang2 untuk dioprek dan dia nemu kotak kacamata. Bunda yang masih agak ngantuk membiarkan aja karena tau kotak itu wadah kacamata Bunda yang lama dan di dalam kotak itu cuma ada patahan gagang kacamata. Merem lagi deh Bunda hehe. Bbrp menit kemudian Bunda bangun dan mendapati Reva sedang asik maenan kacamata Ayah ! Waduh... kenapa dia bisa ngambil kacamata Ayah. Ah, pasti Ayah naruh kacamata nggak pada tempatnya, ditaruh di dalam kotak kacamata Bunda yang lama. Terlambat sudah (kayak lagu jaman dulu ye hehe), malang tak dapat ditolak oleh sang kacamata. Gagangnya sekarang nyengsol :) Pulang maen tenis Ayah sempet ngebenerin gagang itu, bisa kembali ke posisi semula sih tapi tetep mengkhawatirkan, harus dibawa ke optik.

Btw ngomongin kacamata, jadi inget jaman kuliah dulu. Bunda dan sahabat Bunda nyebutnya 'cakatam' bukan 'kacamata' hehehe. Pa kabar Bin, miss u so much :)

Posted by Bunda Reva @ 11:20 AM   0 comments

Friday, July 01, 2005

Oleh-oleh

Setiap memasuki dunia yang baru, kita pasti punya temen baru. Masuk TK ada temen baru, masuk SD juga, masuk SMP, SMA, kuliah, sampe masuk ke dunia kerja. Namanya temen, pasti macem2 sifatnya, tapi alhamdulillah temen Bunda baek2, beberapa malah jadi temen akrab ato sahabat :)
O ya, sebelumnya Bunda mau ucapin selamat buat salah satu temen baik Bunda berinisial JG hehe yang kemarin berulangtaun. Wanita Surabaya yang manis dan hobi nyanyi ini adalah temen sekantor Bunda. Happy bday ya Mbak ! :)

Dari sekian banyak temen Bunda, ada satu orang yang sering banget kasih Bunda oleh2. Rasanya hampir setiap dia pergi ke luar kota, dia beliin Bunda oleh2, entah itu makanan, bros, kerudung, dll. Kalo Bunda ulang taun, temen Bunda ini datang ke rumah, bawa black forest atau coklat satu kotak gede. Duh... tau aja kalo Bunda penggemar cake dan coklat :) Bunda kenal ama dia taun 1998, hmmm dah lama juga ya, dari mulai masih gadis sampe udah punya buntut 2 hahaha. Kemarin Bunda dapet oleh2 lagi dari temen Bunda ini, kerudung, gantungan tas untuk Reva dan sale pisang (dibaca sa-le, bukan sale kayak di Metro ato Sogo hehe). Makasih ya, sering2 aja hahahaa...
Ada satu hal ttg temen Bunda ini yang paling berkesan buat Bunda. Dia yang menyemangati Bunda waktu Bunda pengen pake kerudung dan yang telaten ngajarin Bunda cara pake kerudung :) Kata dia: "InsyaAllah kalo pake makin cantik". Sekali lagi, makasih ya... untuk yang satu ini biar Tuhan yang membalasnya :)

Posted by Bunda Reva @ 8:57 AM   1 comments